Tugas algoritma 2

Penjadwalan Brute Force

4) Kasus: Menyusun Jadwal Kerja (Scheduling)

Cerita:
Ada 5 pekerjaan yang harus dikerjakan 1 mesin secara berurutan (tidak bisa paralel).
Setiap pekerjaan memiliki waktu pengerjaan (durasi) dan bobot kepentingan.
Kita ingin menentukan urutan pekerjaan agar total “waktu selesai × bobot” sekecil mungkin.

Data pekerjaan (durasi, bobot):

  • A: (3 jam, bobot 4)
  • B: (2 jam, bobot 2)
  • C: (5 jam, bobot 10)
  • D: (1 jam, bobot 1)
  • E: (4 jam, bobot 3)

Tujuan:
Cari urutan pekerjaan yang meminimalkan total “waktu selesai × bobot”.

Metode Brute Force

Brute force mengevaluasi seluruh urutan yang mungkin (5! = 120 urutan).
Untuk setiap urutan (j₁,…,j₅):

  1. Hitung waktu kumulatif Cjₖ = Σ pjₜ
  2. Hitung nilai objektif: Z = Σ wjₖ × Cjₖ
  3. Pilih urutan dengan Z terkecil

Perhitungan Hasil Terbaik

Dari evaluasi seluruh 120 permutasi, nilai minimum Σ wjCj adalah 158. Terdapat dua urutan optimal dengan hasil sama:

Urutan 1: C → A → B → D → E

  • C: CC=5 → 10×5=50
  • A: CA=8 → 4×8=32
  • B: CB=10 → 2×10=20
  • D: CD=11 → 1×11=11
  • E: CE=15 → 3×15=45
  • Total = 158

Urutan 2: C → A → D → B → E

  • C: CC=5 → 50
  • A: CA=8 → 32
  • D: CD=9 → 9
  • B: CB=11 → 22
  • E: CE=15 → 45
  • Total = 158

B dan D dapat dipertukarkan karena rasio p/w sama (=1), sehingga kedua urutan sama-sama optimal.

Kesimpulan

Urutan pekerjaan optimal: C – A – B – D – E atau C – A – D – B – E.
Nilai minimum: Σ wjCj = 158.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TUGAS IMK 01

Tugas 3 algoritma